Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Bahasa Mandarin dan Bahasa Korea, Lebih Gampang yang Mana?

Jika saat ini kamu sedang berpikir keras bahasa asing mana yang mau dipelajari lebih dulu, coba simak poin-poin di bawah ini dulu! Supaya kamu dapat menimbang-nimbang poin mana yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan kamu.

A beautiful asian girl wearing a red dress Free Photo

Jika kamu ingin belajar Bahasa Mandarin

  • Bahasa Mandarin mempunyai ribuan karakter (Hanzi) yang berbeda sedikit goresan saja memiliki arti yang berbeda
  • Bahasa Mandarin memiliki 4 nada yang menentukan arti sebuah kata
  • Banyak kata dalam bahasa Mandarin yang memiliki Pinyin (karakter romanisasi) yang sama namun memiliki Hanzi (karakter China) dan nada yang berbeda, yang tentunya memiliki arti yang berbeda. Contohnya: 高 (Gāo) artinya tinggi , dan 告 (Gào) artinya memberi tahu.
  • Ada juga kata yang memiliki arti yang berbeda saat berdiri sendiri dan saat di gabung dengan kata lain. Contohnya: 来 (Lái) saat berdiri sendiri artinya “datang”, namun saat di gabung seperti ini 看起来 (Kànqilai) artinya berubah menjadi “kelihatannya/kelihatan seperti/seem/appear”. Semua tergantung konteks kalimat dan apakah kata itu berdiri sendiri atau sudah di gabung dengan karakter lain dan menjadi suatu kata baru.
  • Seperti penggunaan kata 的 (de), 得 (de), 地 (de) yang memiliki banyak fungsi berbeda. Ada yang diletakan di tengah atau di belakang, contohnya Noun + 的 + Noun, Adjective + 的 + Noun, Verb + 得 + Adjective, dan lain-lain. Masing-masing memiliki fungsi berbeda.
  • Contoh grammar lainnya adalah kata satuan. Bahasa Mandarin punya banyak sekali kata satuan. Kalau Indonesia punya “seorang”, “sebuah”, “seekor”, dan lain-lain. Maka Mandarin juga punya kata satuan yang sangat beragam, contohnya 個 (gè) umumnya digunakan untuk kata benda yang tidak memiliki kata satuan khusus, 家 (jiā) untuk kata satuan bangunan bisnis, 件 (jiàn) kata satuan untuk pakaian, 杯 (bēi) kata satuan untuk minuman atau cairan, 本(běn) kata satuan untuk buku, dll
  • Banyak juga kata yang memiliki Hanzi, Pinyin, dan nada yang sama namun memiliki arti yang berbeda meskipun sama-sama berdiri sendiri. Seperti 家 (jiā) yang bisa berarti “rumah” atau kata satuan untuk bangunan. Sekali lagi harus melihat konteks kalimat.

Jadi bagaimana untuk bisa benar-benar ahli bahasa Mandarin? Mau tidak mau harus hafal sebanyak mungkin Hanzi, Pinyin, dan nada. Belum lagi pelafalan Pinyin yang tidak sama dengan pelafalan bahasa Indonesia. Dan kamu juga harus mempelajari grammar Mandarin yang tidak sesimpel S+P+O+K.

Contoh kalimat dalam bahasa Mandarin:

我有一个朋友, 因为 又好看又好听所以大家喜欢他

Saya punya satu orang teman, karena juga bagus dilihat juga bagus didengar maka semua orang suka dia. (Terjemahan kasar)

Sedangkan untuk bahasa Korea yang membuat sulit adalah tenses, perubahan bentuk formal non-formal dan pelafalan. Yang paling sulit atau membutuhkan ekstra waktu untuk mempelajari dalam bahasa Korea adalah bentuk formal seperti yang ada di drama-drama kerajaan.

Jadi, sudah tahu bahasa asing apa yang ingin dipilih? Yuk segera tentukan!