Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Apa Itu Relative Clause?

Apa itu relative clause

lister.co.id – Bagi kalian para language enthusiast, pernah denger nggak istilah klausa relatif atau relative clause dalam grammar? Istilah tersebut memang  membuat pusing. Namun, jika ada kemauan, pasti ada jalan! Setuju, kan? šŸ˜Š

Berikut adalah penjelasan tentang relative clause yang kami kemas semudah mungkin agar kalian mampu dengan mudah memahami materi ini.

Arti ā€˜clauseā€™ sendiri adalah sekumpulan kata dalam bahasa Inggris yang tersusun membentuk satu kalimat yang bisa dipahami. Sedangkan ā€˜relativeā€™ memiliki arti sebagai ā€œberkesinambunganā€ atau ā€œmenyambungkanā€. Jadi, dapat disimpulkan bahwa relative clause adalah clause yang bisa disambungkan dengan clause lainnya untuk membentuk kalimat utuh yang baru. Perlu digaris bawahi Klausa relatif hanya memberikan makna tambahan. Jika dihilangkan, kalimat akan tetap memiliki tata bahasa yang benar. Agar tidak bingung, yuk, kita simak contoh berikut ini:

  • I like the girl.
  • She has a nice smile.

I like the girl who has a nice smile.

  • That is the boy.
  • My father taught him how to drive.

That is the boy whom my father taught how to drive.

  • Tasya is married to a man.
  • His father is the minister of foreign affairs.

Tasya is married to a man whose father is the minister of foreign affairs

  • I like the food.
  • My mother cooked me the food.

I like the food that my mother cooked for me.

Nah, Relative Clause terbagi mejadi 2 Jenis. Yang pertama adalah defining relative clause dan yang kedua adalah non defining relative clause.

Defining Relative Clause

Defining relative clause adalah gabungan dua klausa yang bertujuan mendefinisikan satu objek maupun subjek secara spesifik. Klausa ini memberikan informasi penting yang mendefinisikan atau mengidentifikasi orang atau benda yang dibicarakan. Jika salah satu dari gabungan dua klausa tersebut dihilangkan, maka pengertiannya akan berubah dengan signifikan.

Contoh:

  • The puppy who licked my nose yesterday is very cute.

Sekarang, kita coba pisahkan dua klausa yang digabungkan dalam kalimat tersebut, yuk!

  • The puppy licked my nose yesterday.
  • The puppy is very cute.

Karena sudah terpisah, tidak ada kesan tertentu yang diakibatkan oleh dua kalimat tersebut bukan? Karena jika kalian menghilangkan klausa pertama, maka kalimatnya hanya akan menjadi ā€œthe puppy is very cute.ā€ Hmā€¦ Anak anjing yang mana? Padahal kan maksud penulis adalah anak anjing yang menjilat hidungnya kemarin.

Nah, dapat dipahami bahwa dalam relative clause, dua klausa yang digabung membutuhkan satu sama lain. Tanpa salah satunya, klausa tersebut akan kehilangan makna spesifiknya.

Non-Defining Relative Clause

Non-defining relative clause adalah kebalikan dari defining relative clause. Non defining relative clause adalah gabungan dua klausa yang bertujuan memberikan informasi tambahan tentang objek atau subjek yang dibicarakan. Berbeda dengan defining relative clause, non-defining relative clause, jika salah satu klausa dihilangkan maka klausa lainnya tidak akan kehilangan makna sama sekali.

Contoh:

  • My mom, who is 59 years old this year, lives in Paris as a fashion designer.

Sama seperti di atas, kita coba pisahkan dua klausa yang digabungkan dalam kalimat tersebut, yaā€¦

  • My mom is 59 years old this year.
  • My mom lives in Paris as a fashion designer.

Jika salah satu klausa di atas dihilangkan, makna klausa satunya tidak akan berubah.

Kira-kira seperti itulah pembahasan singkat mengenai relative clause. Jika ingin mendalami lebih jauh lagi tentang relative clause dan materi lainnya, langsung hubungi kami, yuk!

Baca juga artikel Lister lainnya: