Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Apa itu Esai? Begini Struktur, Jenis, hingga Cara Membuatnya

cara membuat essay

Menulis esai memang gampang-gampang susah. Pasalnya esai membutuhkan berbagai opini pendukung dan data yang melengkapi.

Jenis karya tulis ini lazim ditemui di sekolah maupun universitas sebagai tugas. Bahkan ada beberapa pekerjaan yang mengharuskan kamu membuat esai. Maka dari itu, penting bagi kamu pengetahuan tentang cara membuat esai.

Apa itu Esai?

Esai adalah karya tulis yang berfungsi menampilkan sebuah ide, mengajukan argumen, mengekspresikan emosi, atau bahkan memulai debat. Esai menjadi cara bagi penulis untuk mengungkapkan idenya dalam bentuk tulisan non-fiksi. Sebuah esai dapat sepanjang 500 kata, tetapi bisa jadi lebih panjang daripada 5000 kata.

Struktur Esai

Struktur utama esai terdiri dari introduction (pembuka), body (isi), dan conclusion section (bagian penutup). Berikut penjelasannya.

Introduction

Untuk memulai esai yang baik, awali dengan perkenalan topik secara luas. Namun hati-hati, jangan terlalu luas dalam menyampaikannya.

Di bagian ini kamu dapat menyampaikan latar belakang informasi yang berkaitan dengan topik. Walaupun begitu, jangan terlalu banyak menyisipkan argumen di sini.

Untuk mengakhiri bagian pembuka, tuliskan pernyataan yang menjadi hipotesis kamu.

Body

Bagian isi disampaikan setelah pembuka. Body harus terdiri dari beberapa bagian, biasanya ditunjukkan dengan paragraf-paragraf.

Panjang isi esai ditentukan dari jumlah gagasan pokok yang hendak disampaikan. Sampaikan pula detail untuk mendukung gagasan pokokmu. 

Pastikan kamu menyampaikan gagasan pokok secara runtut, disertai fakta-fakta untuk meyakinkan pembaca.

Conclusion Section

Bagian kesimpulan kurang lebih sama dengan bagian pembuka. Pada bagian ini, pastikan untuk mengulangi pernyataan yang menjadi hipotesismu. Sebabnya pembaca mungkin terlupa setelah membaca seluruh bagian body.

Di dalam kesimpulan, kamu perlu menuliskan rangkuman dari poin-poin utama di dalam esai. Ingatkan kembali pembaca akan gagasanmu terhadap topik yang dibicarakan.

Jenis-Jenis Esai

Ada beberapa jenis esai. Walaupun formatnya berbeda, strukturnya tetap sama.

Narrative Essays

Penulis membagikan pengalaman hidupnya dalam jenis esai ini. Walaupun terdengar mudah, menulis esai naratif bisa menjadi sulit saat dipraktikkan.

Descriptive Essays

Penulis berupaya menggambarkan atau mendeskripsikan sesuatu menggunakan kata-kata yang jelas.

Expository Essays

Jenis esai ini bertujuan memberi informasi dan analisis atas suatu topik. Dalam esai ini, penulis diharapkan menuliskan fakta, contoh, dan statistik.

Persuasive Essays

Melalui tulisan esai ini, penulis berharap dapat meyakinkan pembaca agar setuju dengan pendapatnya. Fakta dan logika harus digunakan secara strategis dalam tulisan ini.

8 Langkah Menulis Esai

Berikut ini delapan langkah sederhana yang bisa diterapkan dalam menulis esai.

1. Memutuskan jenis esai yang hendak ditulis.

2. Lakukan brainstorming terhadap topik yang dipilih.

3. Lakukan riset terhadap topik yang dipilih.

4. Pilih gaya penulisanmu.

5. Kembangkan gagasan hipotesis.

6. Tulis kerangka berpikir.

7. Tulis esai.

8. Edit penulisan tata bahasa dan ejaan.

kelas bahasa asing Lister
kelas bahasa asing Lister