Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

10+ Kata Bilangan (Satuan Hitung) Bahasa Jepang

kata bilangan bahasa jepang

Kata bilangan atau satuan hitung adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam deretan. Kelas kata ini disebut juga numeralia.

Lantas seperti apa sistem kata bilangan dalam bahasa Jepang? Berikut penjelasannya.

Ko (個, こ)

Yang pertama adalah satuan hitung paling universal dalam bahasa Jepang. Biasanya satuan hitung ini digunakan untuk menghitung benda kecil, seperti buah-buahan.

Perhatikan contoh berikut.

みかんを一個食べました。 (Mikan o i-ko tabemashita.) – Saya makan sebuah jeruk.

Nin (人, にん)

Kata bilangan ini digunakan untuk menghitung orang. Namun jika hanya ada satu orang, kata yang digunakan adalah hitori (一人, ひとり). Sementara itu untuk dua orang, kamu menggunakan futari (二人, ふたり).

Sementara itu untuk jumlah lainnya, kamu tinggal menyebutkan angka dan satuan hitungnya. Berikut contohnya.

三人, さんにん (Sannin) – tiga orang

四人, よにん (Yonin) – empat orang

Hiki (匹, ひき)

Kata bilangan ini digunakan untuk menghitung hewan berukuran kecil sampai sedang seperti anjing, kucing, ikan, serangga. Kata bilangan ini juga digunakan untuk menghitung monster atau hewan fantasi lainnya.

Untuk hewan berukuran besar, kamu menggunakan satuan hitung tō (頭, とう). Berikut contohnya.

猫を1匹, 犬を2匹とうさぎを3匹飼っています。 (Neko o ippiki, inu o ni-hiki to usagi san-biki katte imasu.) – Aku punya seekor kucing, dua ekor anjing, dan tiga ekor kelinci.

En (円, えん)

Kata bilangan ini digunakan untuk menghitung uang. Perhatikan contoh berikut.

100円 (百円) , ひゃく えん (Hyaku-en) – 100 yen

1000円 (千円), せんえん (Sen-en) – 1000 yen

10,000円 (一万円), いちまんえん (Ichiman-en) – 10.000 yen

Ji (時), Fun/Pun (分), Nen (年), dan seterusnya

Kata bilangan ini digunakan untuk menghitung satuan waktu. Termasuk di antaranya:

byō (秒, びょう) – detik

fun/pun (分, ふん/ぷん) – menit

ji (時, じ) – jam

nichi/ka (日, にち/か) – hari

shūkan (週間, しゅうかん) – minggu

getsu (月, げつ) – bulan

nen (年, ねん) – tahun

Hon (本, ほん)

Kata bilangan ini merupakan satuan untuk benda berbentuk panjang, seperti pena, botol, dan sumpit. Satuan ini juga digunakan untuk menghitung panjang gerbong kereta, sungai, dan payung.

Walaupun hon (本, ほん) berarti buku, kata ini tidak menjadi satuan untuk buku.

Satsu (冊, さつ)

Kata ini digunakan untuk menghitung segala sesuatu yang berhubungan dengan buku: buku catatan, majalah, booklet, kamus, dan lain-lain. Berikut salah satu contohnya.

昨日村上の小説を二冊買いました。 (Kino, Murakami no shousetsu wo ni satsu kaimashita.) – Kemarin aku membeli dua novel Murakami.

Mai (枚, まい)

Gunakan kata bilangan ini untuk menghitung benda berbentuk tipis, seperti kertas atau tiket. Kata ini juga dapat digunakan untuk menghitung pakaian seperti celana, kemeja, atau bahkan dinding.

Berikut contohnya.

二枚お願いします。 (Ni mai onegaishimasu) – Dua tiketnya, tolong.

Kai (回, かい)

Kata bilangan ini digunakan untuk menghitung berapa kali suatu hal terjadi. Perhatikan contoh berikut.

日本に三回行ったことがあります。 (Nihon ni san kai itta koto ga arimasu.) – Aku sudah pernah pergi ke Jepang tiga kali.

Soku (足, そく)

Huruf kanji untuk kata ini secara harfiah berarti “kaki”. Kata ini digunakan untuk menghitung pasangan sepatu, kaus kaki, sandal, dan lain-lain.

Ini contohnya.

靴下が六足あります。 (Kutsushita ga roku soku arimasu.) – Aku punya enam pasang kaus kaki.

靴が三足あります。 (Kutsu ga san zoku arimasu.) – Aku punya tiga pasang sepatu.

Satuan Hitung Unik

Beberapa kata benda memiliki satuan hitung yang unik, yakni berbeda dari yang lain.

Hira (片, ひら) – digunakan untuk menghitung kuntum bunga.

Ho (舗, ほ) – digunakan untuk menghitung peta.

Rin (鱗, りん) – digunakan untuk menghitung ikan

Ki (騎, き) – digunakan untuk menghitung prajurit berkuda

Bi (尾, び) – digunakan untuk menghitung ikan dengan ekor atau sirip.

Mori (盛/盛り, もり) – digunakan untuk menghitung tumpukan.

Shizuku (雫, しずく) – digunakan untuk menghitung tetes.